hidup adalah perjuangan
Hidup tiada mungkin…
Tanpa perjuangan…
Tanpa pengorbanan,mulia adanya…
Potongan lirik ragu
karya harvei malaiholo dengan judul lagu Indonesia jaya.ini yang menjadi
insipasi saya untuk menulis tentang catatan yang bertemakan hidup adalah
perjuangan.lagu yang saya dengar pada saat hari kemerdekaan Indonesia entah
yang keberapa dan agnes monica lah yang membawakan lagu ini.betapa jatuh
hatinya saya dengan lagu ini karena liriknya yang mengandung makna yang membuat
jantung lebih menggebu-gebu. seseorang pernah betanya kepada saya.”kapan sih sebuah
perjuangan itu dimulai?apakah sejak
adanya kemauan untuk memiliki atau saat kita mengalami kegagalan atau saat kita
mempertahankan diri atau bahkan yang lainnya?”.
Dan saya
menjawabnya berdasarkan kacamata saya sebagai seorang pelajar yang memiliki
background dibidang kesehatan tepatnya fakultas kebidanan.bagi saya awal perjuangan
itu ada sejak sperma dari ayah kita yang disemprotkan kedalam vagina ibu.Perjalanan
berlanjut, sperma berenang melalui rahim dengan bantuan lendir serviks dalam
rahim wanita, dan terus bergerak menuju saluran sel telur. Jika ia tidak segera
tiba disana dalam beberapa jam, sebagian besar akan berakhir mati. Dari jutaan
sperma yang memulai perjalanan, hanya beberapa perenang yang lincah dan unggul
saja yang dapat berhasil. Perjalanan sperma telah berakhir,Saat perkembangan
janin.itulah awal mula sebuah perjuangan.jika pun anak yang terlahir *maaf
tidak normal karna bisa jadi pada saat itu hanya sperma itulah yang lincah dan
unggul dari sperma yang lainnya bahkan bisa
jadi lebih buruk kualitasnya.dan dalam segi agama kita sebaiknya bersyukur atas
apa yang telah ALLAH berikan kepada kita karena ALLAH menciptakan manusia
dengan sebaik baiknya seperti kandungan ayat ini:
“sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk
yang sebaik-baiknya.(QS: At-Tiin Ayat: 4)”.
Dan perlu kita ketahui hakikat
perjuangan itu tidak hanya untuk meraih kesuksesan duniawi saja.tetapi ingatlah
apa yang menjadi tujuan kita di dunia ini yang telah kita sepakati sebelum ruh
menyatu dengan raga.
“Dan tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia melainkan
supaya mereka menyembah-Ku. (QS.Adz Dzariat : 56).”
“Dan sampai kapankan kita tetap berjuang?”
Sampai ruh dan raga ini terpisah
kembali.karena perjuangan hanya ada ketika kita hidup di dunia.selepasnya ruh
dari raga ini kita hanya memetik hasilnya.pantaskah kita di surga atau di
neraka.
Semoga kita dilindungi oleh
pencipta agar selalu berjuang di jalannya bersama ketetapannya dan disatukan
kembali bersama orang orang yang diridhoinya

Komentar
Posting Komentar