Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2014

filosofi pacaran menurut sohibati

Gambar
Dibangku yang sama aku dan temanku duduk,kita duduk dibangku istirahat yang disediakan disalah satu pusat perbelanjaan di tangerang.entah magnet apa yang mampu membuat mataku tertarik untuk memperhatikan anak laki laki yang sejak tadi berdiri dan menatap sebuah mainan yang di pajang di sebuah toko.hanya kaca yang menjadi pembatas antar dia dan mainan itu.kemudian temanku menyadarkan aku yang sejak tadi serius menatap anak itu.dan tiba tiba temanku mengajukan pertanyaan seperti ini “aku punya sebuah perumpaan tentang pacaran yang dikaitakn dengan anak laki laki yang kamu lihat itu”.ucapnya. “ah kamu ini selalu bertanya tiba tiba dan menbuatku tidak mengerti”.jawabku. “aku serius nin!”.matanya menatapku tajam. “yasudah memangnya perumpamaan apa yang kamu maksud?”tanyaku pasrah. aku selalu pasrah mendengarkan apa yang ia ucapkan meskipun terkadang aku tak faham apa yang ia ucapkan.tetapi sebagai teman yang baik dengarkan saja .mungkin saja ada ilmu di balik ucapannya....

hakikat perjalanan

Aku menyukai perjalanan, Bagiku hakikat dari sebuah perjalanan adalah pembelajaran dan pembelajaran itu adalah proses menuju perubahan.yaitu perubahan menjadi lebih baik,hal yang belum diketahui menjadi tahu,yang buram menjadi dzohir,yang sempiit menjadi luas,yang keras menjadi lembut,dan hal lainnya.di dalam sebuah perjalanan aku akan menemukan hal baru yang belum pernah aku ketahui sebelumnya;dan aku tak akan menemukannya di dalam buku kecuali aku merasakannya sendiri.dan disinilah aku percaya bahwa “experience is the best teacher”. Sekarang kau tahu kan mengapa aku menyukai perjalanan? Dan aku ingin melakukan perjalanan bersamamu sebab kita akan belajar bersama dalam setiap perjalanan ;menikmati setiap detik waktu yang berjalan;melawan krikil krikil tajam yang menghalangi perjalanan;bermain dengan hujan;atau mungkin kita akan menghindari hujan;dan menjadikan perjalan kita sebuah sejarah kehidupan.sebab aku tak ingin perjalanan kita hanya sebatas pijakan kaki di duni...

kebebasan menjelajah

Gambar
     Andai papaku memberiku waktu lebih banyak untuk melakukan perjalan lebih jauh lagi menelusuri setiap daerah yang kumau dan mencari makna sebuah kehidupan,mempelajari tentang keyakinanku,belajar dari ilalang yang tinggi,gemercik air,daun gugur ataupun yang lainnya sehingga aku memiliki banyak pengalaman yang benar benar nyata tak seperti di dalam buku yang hanya bisa membayangkan dengan imajinasi.memang membuat wawasan lebih luas tetapi tetap saja “experience is the best teacher”.entah apa yang ada di dalam pikiran papaku itu sehingga begitu overprotective terhadap anak permempuannya ini.bahkan menginap di rumah temanpun tidak boleh jika tidak mendesak,dan beliau hanya berkata”tanggung jawab seorang ayah itu berat nak,terutama untuk 4 perempuan,ibunya,istrinya,anak perempuannya,dan saudara perempuannya karena laki laki akan diminta pertanggung jawaban atas ke 4 perempuan tersebut.suatu saat ketika kamu sudah memiliki suami juga akan mengerti.dan akan ada har...

3 juz lil umi wa abi

Gambar
     Tepat di tanggal 20 agustus 2014 aku menyelesaikan karantina bersyaratku untuk menghafalkan quran.alhamdulillah hari ini aku di sima’ yaitu hafalanku di perdengarkan mulai dari awal hingga akhir sesuai perjanjian di awal.ternyata ada 12 orang yang mengambil hafalan 3 juz dari semua golongan usia dan ternyata mereka usianya dibawahku.dan untunglah ada satu orang peserta yang usianya diatas aku dua tahun.jadi saat duduk satu shaf tidak terlalu malu.hhe.nano nano rasa   di dalam dada tak terasa suasanan seperti ini membuat tanganku dingin bahkan mungkin dingin nya setara dengan es buah yang kumakan ketika buka puasa.bagaimana tidak hampir seribu pasang mata menuju kearah panggung dan saat itu pula mereka menyiapkan telinga mereka untuk mendengar hafalan kami para peserta.di tambah lagi ada 3 orang juri dan salah satu di antara juri itu sangat tersohor di negri ini.satu persatu para peserta maju berdasarkan kelompok banyaknya hafalan yang mereka hafalkan. ...

berhijab namun non muslim

     Ketika seusai karantina saya memutuskan segera pulang karena masih ada tugas kuliah yang harus saya selesaikan secepatnya.bukan Jakarta namanya kalau tidak macet.karena semua mobil di mata Jakarta itu sama derajatnya.kalo macet ya sudah mau diapakan.akhirnya perkiraan bisa solat dzuhur dirumah ternyata ini tidak akan keburu.saya putuskan untuk mampir di sebuah masjid ternama di daerah Jakarta.kemudian dari kejauhan saya melihat seorang wanita yang sedang duduk di tangga luar masjid.wanita itu menggunakan pakaian yang sangat syar’i hanya saja dia tidak menggunakan cadar. Kemudian saya menhgampirinya dan duduk di sampingnya. “Assalamualaikum”.sambil memberikan senyuman termanis saya.hhe “wa’laikumsalam”.jawabnya dan membalas senyumanku. “mbak sedang nunggu seseorang ya disini?”tanyaku “saya nunggu teman saya sedang cari toilet disini” “oohh…” Kemudian saya melepaskan sepatu dan kaos kaki saya.ketika melirik jam tangan ternyata waktu dzuhur seben...