Perpustakaan daerah dan minat baca



Salah satu bukti nyata kepedulian pemerintah di bidang pendidikan adalah dengan adanya perustakaan daerah.kemarin saya habis mengunjungi salah satu perpustakaan daerah terdekat.perpustakaan ini dibuka untuk umum mulai dari pukul 08:00 WIB hingga pukul 15:00 WIB dibuka mulai hari senin sampai dengan hari minggu dan tutup  pada hari hari tertentu.ini adalah salah satu fasilitas dari pemerintah yang harus kita manfaatkan sebaik mungkin.selama ini kita hanya berfikir bahwa fasilitas pendidikan di Indonesia begini begini saja.tapi dengan adanya perpustakaan daerah ini cukup membuktikan bahwa pemerintah juga peduli terhadap pendidikan di Indonesia.ini semua kembali kepada diri kita masing masing maukah kita menggunakan fasilitas ini dan menjaganya syukur syukur jika kita mampu mengembangkannya.sayangnya setelah saya berbincang bincang dengan salah satu penjaga perpustakaan ini tak banyak masyarakat khususnya pelajar yang  mau mengunjungi perpustakaan ini.pikir saya mungkin belum banyak yang tahu tentang keberadaan perpustakaan ini atau mungkin ada tempat tempat yang lebih menarik dibanding ke perpustakaan dibanding sekedar membaca buku.seperti yang sering saya lihat ketika pulang kuliah yang mengharuskan saya untuk melewati sebuah pusat  pusat perbelanjaan ada banyak anak sekolah yang menghabiskan waktunya di tempat ini dengan menggunakan seragam instusi pendidikannya masing masing.
Jika dilihat dari minat baca masyarakat khusunya pelajar saya rasa banyak diantara kita yang suka membaca ditambah lagi dengan kemajuan tekhnologi di abad ke 21 ini.contohnya saja media sosil yang menawarkan kolom untuk menulis,dan tulisan itu dapat terbaca oleh siapapun sehingga kita secara tidak langsung akan membaca tulisan tersebut.yang menjadi masalah adalah bukan kurangnya minat baca tapi seberpa kualitaskah bacaan yang kita baca.bagaimana jika tulisan yang mereka tulis di media social itu hanya tulisan tak bermakna dan kita hanya menghabiskan waktu untuk membaca hal hal yang seperti itu.amat sangat disayangkankan bukan?.memang tidak semua tulisan di kolom yang ditawarkan di media social tidak bermakna tetapi lihatlah kebanyakan tulisan terebut.kita bisa hitung ada berapa tulisan yang memang memberi manfaat bagi kita.syukurlah jika kita bijak dalam menggunakan media social bukan hanya memperluas pertemanan melainkan juga memperluas pengetahuan kita dan menulis suatu yang bermanfaat untuk orang banyak.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

pertanyaan martikulasi IIP sesi 3

NHW5_Nina Rahmawati_Tangerang

NHW4_Nina Rahmawati_Tangerang