bicara soal kejujuran
Akhir akhir ini ada banyak orang yang membicarakan tentang
kejujuran.mengatakan bahwa kejujuran adalah sebuah harga mati dan sulit didapatkan
pada jiwa seseorang pada era modern ini.orang pintar memang banyak tapi orang jujur susah
banget.itulah ucap mereka.terlepas jujur
atau tidaknya orang yang mengatakan demikian.muak rasanya jika banyak yang
mengatakan demikian.daripada mengomentari orang lain kenapa kita tidak coba
bercermin atas apa yang ada pada diri kita.sudahkah kita jujur selama ini?.
Saya pernah menguji kejujuran seorang supir transportasi
masal di salah satu kota besar.saya hanya ingin tahu sejauh mana kejujuran yang
ia miliki sebab ia memulai pembicaraan dengan saya seputar kejujuran.ia
mengatakan susahnya mencari orang jujur selama ini dan bla bla bla.saya cukup
mendengarkan apa yang ia ucapkan.terlepas ia jujur atau tidak saya hanya ingin mengujinya
saja.
Oke singkat cerita ketika saya turun dari transportasi ini
saya memberikan uang lebih dari tarif.tujuannya agar ia memberikan saya
kembalian.ketika saya meminta kembalian sang supir tidak memberikan kembalian
sesuai dengan tariff yang berlaku.saya hanya berkata”bang,biasanya tariff dari
a ke b hanya sekian ribu tapi ini kembaliannya kurang”.kemudian sang supir
menjawab.”oh”sambil nyengir.dalam hati saya kesal.padahal sepanjang jalan sang
supir bercerita tentang kejujuran tetapi kenapa bertindak demikian.
Selama ini mungkin kita terlalu sibuk mengomentari orang
lain tanpa pernah tahu apa yang terjadi pada diri kita.mungkin kita(pun) akan
bertindak sama hanya kasusnya saja yang berbeda.wallahualam.sekali lagi iman
kita lah yang menentukan.so marilah kita bercermin sudah jujurkah kita sebelum
menjudge orang lain terlebih dalam spectrum yang luas.
Komentar
Posting Komentar