Nina-Yaninu-Nin



sabtu sore adik kelas saya yang baru masuk SMA tahun ini datang kerumah untuk minta diajari bahasa arab karena bahasa arab masuk kedalam pelajaran mulok di sekolahnya.awalnya saya takut karena kemampuan bahasa arab saya masih cetek.dan ketika melihat soal yang dijadikan PR oleh gurunya ternyata ia minta di carikan contoh kata yang di ubah menjadi fi’il madi,fi’il mudore,dan fi’il amr.kemudian sepontan saya jawab saja kata ini “nina-yaninu-nin”.kemudian dia bertanya “apa artinya?” dan dia hanya mengkerutkan kening karena kata tersebut tersusun dari nama saya sendiri.dan saya menjawab artinya “wanita cantik”.*sambil tersenyum.kemudian saya bertanya”kapan dikumpulkan?”dan ia menjawab “besok senin kak”
senin sore saya bertemu dengan anak ini.dan saya bertanya “bagaimana PR kemarin?apakah sudah dinilai oleh gurunya?”dan ia hanya menjawab”belum dinilai kak,tapi yang lain udah  pada dinilai Cuma aku doang yang belum malah bukuku di bawa pulang sama pak X”.

“Kok bisa sih?gimana ceritanya?memang gurunya masih muda apa sudah tua?”tanyaku.entah kenapa pertanyaan terakhir dipertanyakan pula.

“gurunya masih muda ka orang baru 25 tahun.gini ceritanya kaknin,kan pak X masuk kelas terus buku kita kita disuruh dikumpulin terus dinilai sama pak X di meja guru,terus satu persatu buku yang sudah dinilai di berikan kepada pemiliknya nah ada satu buku yang dipisahkan yaitu bukuku kak.dan pas semuanya sudah dinilai kemudian pak X menyuruh anak anak buat kalimat dari kata yang sudah dinilai tadi dan aku dipanggil ke depan terus pak X Tanya begini:
Pak X:”kamu dapat kalimat ini dari mana?”
Anak:”di ajarin kakak kelasku pak”
Pak X:”memang ini artinya apa”
Anak:”wanita cantik pak”
Pak X:”memang kaka kelas mu ini sekolah dimana?
Anak:”sekarang lagi kuliah kebidanan tapi dulu pas SMA dia mondok di daar el qolam pak”
Pak X:”HAH daar el qolam!!!”(raut wajah kaget)
kemudian pak X mengeluarkan kamus berwarna hitam tetapi ada terjemahannya dan satu kamus lagi isinya tulisan arab semua terus sibuk buka buka kamus cari kalimat “nina-yaninu-nin”terus akhirnya bel bunyi kak.yasudah tugas anak anak di bikin PR lagi dan bukuku dibawa pulang katanya begini.

“indah,bukunya bapak bawa dulu ya,kamu bikin kalimat lain lagi aja di kertas lain pertemuan selanjutnya di kumpulkan”
Begitu kak ceritanya”

Saya hanya tertawa mendengar penjelasan anak ini apalagi ketika sang guru sibuk buka buka kamus untuk mencari makna kata “nina-yaninu-nin” sampai akhirnya buku anak ini di bawa pulang saking penasaran dengan makna kata itu.”sampai huruf huruf di kamus pada rontok pun tidak akan menemukan kata nina-yaninu-nin”.ucapku dalam hati.
saya merasa bersalah dan saya berkata kepada anak ini”dek,maafin kaknin ya itu sebenarnya kalimat yang tidak baku dan tidak ada di kamus bahasa arab manapun dan bilangin ke guru kamu maafin kanin juga ya,yasudah ganti saja dengan kalimat qoroa-yaqrou-iqro artinya baca”

Komentar

Postingan populer dari blog ini

pertanyaan martikulasi IIP sesi 3

NHW5_Nina Rahmawati_Tangerang

NHW4_Nina Rahmawati_Tangerang