berhijab namun non muslim
Ketika seusai
karantina saya memutuskan segera pulang karena masih ada tugas kuliah yang
harus saya selesaikan secepatnya.bukan Jakarta namanya kalau tidak macet.karena
semua mobil di mata Jakarta itu sama derajatnya.kalo macet ya sudah mau
diapakan.akhirnya perkiraan bisa solat dzuhur dirumah ternyata ini tidak akan
keburu.saya putuskan untuk mampir di sebuah masjid ternama di daerah
Jakarta.kemudian dari kejauhan saya melihat seorang wanita yang sedang duduk di
tangga luar masjid.wanita itu menggunakan pakaian yang sangat syar’i hanya saja
dia tidak menggunakan cadar.
Kemudian saya menhgampirinya dan duduk di sampingnya.
“Assalamualaikum”.sambil memberikan senyuman termanis
saya.hhe
“wa’laikumsalam”.jawabnya dan membalas senyumanku.
“mbak sedang nunggu seseorang ya disini?”tanyaku
“saya nunggu teman saya sedang cari toilet disini”
“oohh…”
Kemudian saya melepaskan sepatu dan kaos kaki saya.ketika
melirik jam tangan ternyata waktu dzuhur sebentar lagi habis.
“ayo mbak kedalam saja diluar panas,kebetulan saya mau
sekalian solat dzuhur?”
“memangnya orang seperti saya boleh masuk?”tanyanya datar.
“tentu saja boleh mbak.kenapa tidak…??”
“tapi saya non muslim mbak.”ujarnya
“non muslim…??”saya bertanya bingung.
Kemudian ada seorang wanita menghampiri kami dengan pakaian
yang sama dan berkata.”yuk kita jalan lagi?”.dan wanita yang saya ajak ngobrol
itu berpamitan kepada saya.”ini teman saya sudah datang saya permisi dulu
ya,assalamualaikum?”
“wa’alaikumussalam “jawabku pelan.
Kutatap kedua wanita itu yang lambat laun hilang dari
pandanganku.dan hati masih bertanya Tanya.agama apakah yang mereka
anut?begitukah cara agama mereka mengajarkan wanita untuk melindungi
dirinya.seandainya semua wanita yang mengaku beragama islam menggunakan pakaian
itu.tentram dari pandangan yang tak seharusnya diperlihatkan.terlarut dalam
lamunan hingga saya lupa bahwa saya belum melaksanakan solat dzuhur.akhirnya ku
memasuki rumah ALLAH meski hati masih betanya Tanya.adakah yang bisa membantu
saya kira kira agama apa yang mereka anut itu.dan apakah jumlah penganutnya
banyak khususnya di Indonesia?.
Komentar
Posting Komentar